Mengubah Barang Bekas menjadi Berguna

Megapolitanpos.com- Penyuluhan mengenai peran serta masyarakat dalam pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup berlangsung di aula As-Sidig gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (2/7).
            Hj. Roostiwie Kepala Badan Pengendali Lingkungan Hidup (BPLH) dalam kesempatan tersebut mengatakan, perempuan memegang peranan strategis karena memiliki kelebihan dalam membentuk pribadi yang disiplin bagi anggota rumah tangga, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
            Lebih jauh Hj. Roostiwie mengatakan, tujuan tertinggi Pemerintah Kota Tangerang dalam menjaga lingkungan adalah dengan mewujudkan kota yang clean, green and blue.
            Sosialisasi mengenai lingkungan hidup tersebut, dilaksanakan secara bertahap, selama 10 tahap, setiap tahapan diikuti oleh 60 orang. Para kader lingkungan terbagi 300 orang dari kader PKK dan 300 lainnya dari unsur pelajar. Sedangkan yang mengikuti sosialisasi tahap pertama yang berlangsung Kamis (2/7) adalah kader PKK kecamatan Jatiuwung dan  Neglasari.
            Pembicara dalam sosialisasi tersebut adalah Ir. Amil Muzakir, Konsultan Lingkungan Bio Science Bogor, mengusung tema Pengendalian Pencemaran Limbah Padat, dan Slamet Riyadi, dengan  tema Tehnik Pemanfaatan Limbah Domestik/Rumah Tangga. Praktisi Lingkungan dari Sudimara Pinang.
            Dalam kesempatan tersebut, diperagakan hasil karya kreativitas barang-barang ahsil olahan bahan bekas, seperti aneka tas yang terbuat dari alumunium fosil bekas tube pasta gigi, kembang palstik, dan aneka hiasan ruangan yang terbuat dari bekas botol minuman menieral.
            Slamet Riyadi, salah seorang pembicara dalam kesempatan tersebut adalah pendiri Lumintu Galeri (Lumayan itung-itung Nunggu Tutup Umur), beralamat di Jl. KH. Hasyim Ashari Gg. Kemuning Sudimara Pinang Kecamatan Pinang. Dengan memanfaatkan barang bekas, Lumintu Galeri  yang dipimpinnya telah mampu menyerap tenaga kerja 90 orang dan 30 diantaranya adalah ibu-ibu lansia. Produk olahan barang-barang bekas dari Galeri Lumintu selain dipasarkan di dalam negeri seperti Makasar, Medan dan Bali, juga telah berhasil menembus pasar mancanegara, yakni Belanda dan Abu Dhabi. (Johan)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar